Misteri Seputar Planet Mars - Planet Mars disebut sebagai "bintang api" oleh astronomer Cina kuno yang sedang membahas misteri sputar planet Mars
dan masih mengandung banyak misteri hingga sekarang. Berikut ada tujuh
hal yang hingga saat ini masih dipertanyakan oleh banyak astronomer
modern yang membicarakan misteri seputar planet Mars. Planet Mars juga dinamakan seperti dewa
perang Romawi karena warnanya yang merah. Tapi, tahukah Anda, di sistem
tata surya, planet keempat ini memiliki gunung berapi terbesar?
Mars disebut juga sebagai Planet Merah karena tampak kemerah-merahan jika dilihat dari ruang angkasa.
Dari sudut pandang penjelajahan,
julukan tersebut untuk planet merah ini sangat cocok. Pasalnya, Mars
selalu mementahkan semua kemajuan ilmiah manusia. Lebih dari 40 pesawat
terbang yang dikirim mempelajari planet ini mengalami kegagalan.
Bahkan, beberapa diantaranya
hilang di luar angkasa dan sisanya menabrak permukaan planet ini. Meski
begitu, para ilmuwan tak pernah putus asa mencari tahu rahasia planet
merah ini. Beruntungnya, beberapa misi berhasil menjawab beberapa
misteri yang menyelimuti planet ini, termasuk.
Memiliki kehidupan?
Planet merah selalu diliputin
pertanyaan seputar kehidupan. Pasalnya, ilmuwan menganggap planet ini
memiliki kesempatan besar untuk kehidupan bisa berkembang. "Hal yang
ingin diketahui banyak orang, apakah planet ini pernah menyimpan
kehidupan?," ujar profesor astronomi Steve Squyres di Cornell
University.
Squyres merupakan pemimpin
penyidik misi Mars Exploration Rover yang menempatkan robot Spirit dan
Opportunity di planet merah itu pada awal 2004. Hingga kini, Mars
menjadi dunia yang 'dingin, kering, sepi,' ujar Squyres.
Namun, terdapat beberapa titik
bukti menyatakan Mars merupakan planet yang hangat, basah dan jauh lebih
mirip Bumi sekitar empat miliar tahun silam. Agar kehidupan bisa
muncul, air sangat dibutuhkan. Menariknya, terdapat tanda menunjukkan,
Mars dulunya menjadi planet yang benar-benar basah.
Planet ini banyak memiliki
mineral di permukaannya, termasuk sulfat dan tanah liat yang bisa
terbentuk hanya saat air ada. Banyak fitur geologi menunjukkan, hal-hal
tersebut mengalir di permukaan planet ini. Sejumlah besar air masih ada
di Mars namun membeku di ujung kutub es, seperti lapisan es yang baru
saja ditemukan, gletser raksasa bawah tanah.
Petunjuk kehidupan mikroba Mars
muncul dalam banyak samaran, misalnya pada meteorit Mars yang ditemukan
di Antartika. Meteorit ini memiliki struktur aneh dan beberapa peneliti
menafsirkannya sebagai fosil kecil yang diawetkan sebelum meteorit itu
meluncur dari Mars. Meteorit ini mengandung metan yang bisa menjadi asal
muasal biologis.
Hangat, basah, dingin dan kering
Misteri terbesar selanjutnya
mengenai Mars adalah, "Apa yang terjadi?," tanya Squyres. Mars merupakan
tempat yang hangat dan basah 500 juta hingga satu miliar tahun silam,
lanjutnya.
Misi eksplorasi Mars di masa
depan akan dilengkapi peralatan yang lebih sensitif guna membantu
menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait kehidupan dan perubahan kondisi
yang mencolok di planet merah itu.
Mars Science Laboratory NASA dan
robot seukuran mobil bernama Curiosity beroda enam akan mendarat musim
panas depan untuk mulai menganalisa batuan di planet itu dan mengirim
gambar planet itu kembali ke Bumi untuk dipelajari.
Selain itu, European Space
Agency mulai menyiapkan robot pertamanya, ExoMars, untuk diluncurkan di
2018. Squyres mengaku, misi membawa kembali tanah dan batuan Mars telah
lama dipertimbangkan namun belum dijadwalkan.
Sedikit demi sedikit, para
ilmuwan ingin memecahkan misteri apakah Mars memiliki atmosfer yang
lebih tebal, serta bagaimana aktivitas geologi dan vulkanik mempengaruhi
dunia selama ribuan tahun. Bagaimanpunjuga, Mars merupakan rumah Valles
Marineris, salah satu sistem ngarai terpanjang yang pernah diketahui,
dan Olympus Mons, gunung berapi terbesar di tata surya.
Kisah dua belahan
Mars sangat berbeda dari utara
ke selatan. Kawah muda halus dataran rendah mendominasi bagian utara.
Sementara bagian kawah kuno dataran tinggi sangat mencirikan belahan
bagian selatan. Rata-rata tinggi belahan bagian utara lima kilometer
lebih rendah dari selatan. Apa penyebabnya?
Penjelasan terbaik menjelaskan
hal yang disebut hemisfer dikotomi ini adalah, hantaman benda raksasa
seukuran Pluto ke bagian utara Mars empat miliar tahun silam. Jika teori
yang diusulkan Squyres pada 1984 benar, artinya 40% bagian utara Mars
sebenarnya kawah.
Hal ini akan memberi planet merah tersebut superlatif geologi lain akibat pengaruh kawah di di tata surya. Berikut beberapa fakta mengenai planet merah ini :








0 komentar:
Posting Komentar